Skip to main content
Academically Reviewed

Berdasarkan penelitian Susan Sprecher di Illinois State University.

Tes Idealisme Romantis (RBS)

Apakah Anda percaya pada jodoh, takdir, dan cinta yang ideal?

Berdasarkan penelitian oleh Susan Sprecher di Illinois State University dan Sandra Metts, tes ini mengevaluasi kecenderungan Anda terhadap idealisme romantis—keyakinan bahwa cinta dapat mengatasi segala rintangan, bahwa cinta sejati adalah unik dan abadi, serta bahwa pasangan harus diidealkan.

Dengan menilai bagaimana Anda memandang takdir romantis, gairah, dan kesempurnaan, skala ini memberikan wawasan tentang bagaimana keyakinan yang mendalam ini membentuk harapan Anda dalam hubungan. Bagaimana keyakinan Anda tentang cinta memengaruhi kehidupan romantis Anda? Untuk mengikuti tes, masukkan input Anda di bawah.

Pertanyaan ke-1 dari 15

Saya perlu mengenal seseorang untuk jangka waktu tertentu sebelum saya jatuh cinta padanya.

Tidak setuju
Setuju

Kembali Selanjutnya

Romantic Beliefs Scale (RBS) dikembangkan pada tahun 1989 oleh ilmuwan sosial Susan Sprecher dan Sandra Metts untuk secara sistematis mengukur idealisme romantis dalam hubungan pribadi. Sebelum karya mereka, psikolog sering memandang cinta sebagai emosi yang sulit dipahami daripada sistem kepercayaan kognitif yang terstruktur. Sprecher dan Metts menyadari bahwa orang membawa asumsi yang berbeda dan dipegang teguh tentang bagaimana cinta berfungsi, bagaimana pasangan seharusnya berperilaku, dan apa yang membuat hubungan berhasil. Dengan mengembangkan instrumen standar untuk mengevaluasi keyakinan ini, para peneliti memperoleh alat yang ampuh untuk mempelajari bagaimana ideologi romantis membentuk pemilihan pasangan, kepuasan hubungan, dan komitmen interpersonal dari waktu ke waktu.

Idealisme romantis yang diukur oleh RBS diekspresikan melalui empat aspek yang berbeda, masing-masing mewakili keyakinan inti tentang cinta. Aspek pertama, Cinta Menemukan Jalan, mencerminkan keyakinan bahwa cinta sejati dapat mengatasi segala rintangan, termasuk ketidaksetujuan keluarga, jarak yang jauh, kesulitan keuangan, atau hambatan praktis lainnya. Orang yang mendapat skor tinggi di area ini cenderung memandang tantangan hubungan sebagai ujian pengabdian daripada alasan untuk berpisah. Aspek kedua, Satu dan Hanya, adalah keyakinan bahwa cinta sejati hanya terjadi sekali seumur hidup dengan jodoh tunggal. Mereka yang memiliki keyakinan kuat dalam aspek ini percaya bahwa cinta sejati adalah unik, tidak dapat digantikan, dan secara inheren abadi.

Aspek ketiga, Idealisasi, melibatkan keyakinan bahwa pasangan romantis dan hubungan harus memenuhi standar kesempurnaan yang luar biasa. Individu yang mendapat skor tinggi dalam idealisasi mengharapkan pasangan mereka untuk sepenuhnya menerima, menyayangi, dan memahami, dengan asumsi bahwa setiap penemuan baru tentang kekasih mereka akan membawa kegembiraan. Aspek keempat, Cinta pada Pandangan Pertama, adalah harapan bahwa cinta sejati dapat muncul secara instan atau sangat cepat saat bertemu orang yang tepat, daripada memerlukan waktu yang lama untuk berkembang secara bertahap. Bersama-sama, keempat aspek ini membangun profil komprehensif tentang ideologi romantis seseorang dan harapan pribadi tentang keintiman.

Penelitian psikologis yang menggunakan RBS telah mengungkapkan wawasan menarik tentang bagaimana keyakinan romantis memengaruhi perilaku manusia dan dinamika hubungan. Studi menunjukkan bahwa individu dengan tingkat idealisme romantis yang tinggi sering mengalami kepuasan hubungan awal yang lebih tinggi dan komitmen awal yang lebih kuat. Namun, idealisasi yang intens juga dapat menciptakan kerentanan jika harapan menjadi tidak realistis selama konflik hubungan yang tak terhindarkan atau kesulitan rutin. Menariknya, penelitian di berbagai kelompok demografis menunjukkan bahwa pria sering mendapat skor sedikit lebih tinggi pada skala idealisme romantis tertentu dibandingkan wanita, menantang stereotip budaya yang umum. Memahami di mana Anda berada pada spektrum romantis dapat membantu Anda menavigasi pilihan hubungan dengan kesadaran diri yang lebih besar.

Saat meninjau profil Anda, ingatlah bahwa penanda perbandingan populasi yang ditampilkan pada grafik hasil Anda adalah estimasi yang dikumpulkan dari sampel akademis yang dipublikasikan, bukan persentil yang divalidasi. Indikator ini dimaksudkan untuk memberikan konteks yang membantu mengenai bagaimana respons Anda selaras dengan tren umum yang diamati dalam studi hubungan yang dipublikasikan, memungkinkan Anda melihat di mana sikap Anda berada relatif terhadap sampel penelitian yang luas.

Penilaian online ini disediakan hanya untuk tujuan pendidikan dan eksplorasi pribadi dan tidak merupakan evaluasi psikologis, penilaian klinis, atau alat diagnostik hubungan. Tes ini didasarkan pada Romantic Beliefs Scale (RBS) yang dibuat oleh Susan Sprecher dan Sandra Metts, tetapi tidak berafiliasi dengan penulis asli, Illinois State University, atau lembaga penelitian terkait.

Referensi

  • Sprecher, S. & Metts, S. (1989). Development of the `Romantic Beliefs Scale’ and Examination of the Effects of Gender and Gender-Role Orientation. Journal of Social and Personal Relationships, 6(4), 387-411.

Tes Idealisme Romantis (RBS)

Mengapa Menjalani Tes Ini?

1. Gratis. Tes ini sepenuhnya gratis untuk diikuti dan memberikan hasil Anda segera setelah selesai tanpa memerlukan registrasi.

2. Berdasarkan instrumen nyata. Dikembangkan dari Romantic Beliefs Scale yang dibuat oleh peneliti Susan Sprecher dan Sandra Metts, penilaian ini didasarkan pada psikologi hubungan.

3. Hasil yang jelas. Anda akan menerima skor di empat dimensi utama idealisme romantis, memberikan profil yang jelas tentang keyakinan pribadi Anda tentang cinta dan hubungan.