Skip to main content
Academically Reviewed

Berdasarkan penelitian James J. Gross di Universitas Stanford.

Tes Reappraisal vs Suppression

Apakah Anda mengelola perasaan dengan membingkai ulang pikiran atau menyembunyikan emosi?

Berdasarkan penelitian oleh James J. Gross dan Oliver P. John di Universitas Stanford pada tahun 2003, tes ini mengukur bagaimana Anda mengelola dan menyesuaikan pengalaman serta ekspresi emosional Anda.

Regulasi emosi membentuk cara Anda mengalami tantangan sehari-hari, menavigasi hubungan, dan memproses perasaan intens. Dengan memeriksa cognitive reappraisal dan expressive suppression, alat ini membantu Anda memahami strategi regulasi pribadi Anda.

Apakah Anda siap untuk mempelajari bagaimana Anda memproses dan mengekspresikan emosi Anda? Untuk mengambil tes, masukkan input Anda di bawah ini.

Pertanyaan ke-1 dari 10

Saya mengendalikan emosi saya dengan tidak mengekspresikannya.

Tidak setuju
Setuju

Kembali Selanjutnya

Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) dikembangkan oleh psikolog James J. Gross dan Oliver P. John pada tahun 2003 untuk memeriksa strategi spesifik yang digunakan orang untuk memodifikasi keadaan emosional mereka. Regulasi emosi mengacu pada proses di mana individu memengaruhi emosi mana yang mereka miliki, kapan mereka memilikinya, dan bagaimana mereka mengalami serta mengekspresikan perasaan ini. Alih-alih mengevaluasi stabilitas emosional umum atau diagnosis kesehatan mental, ERQ berfokus pada dua mekanisme kognitif dan perilaku yang berbeda dan banyak dipelajari: cognitive reappraisal dan expressive suppression. Memahami strategi ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana orang menangani stres, mempertahankan hubungan interpersonal, dan menjaga keseimbangan emosional sepanjang kehidupan sehari-hari.

Cognitive reappraisal adalah strategi yang berfokus pada anteseden yang terjadi lebih awal dalam proses generasi emosi. Ini melibatkan mengubah cara seseorang mempersepsi atau berpikir tentang suatu situasi untuk mengubah dampak emosionalnya sebelum respons emosional penuh dihasilkan. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang menggunakan cognitive reappraisal mungkin membingkai ulang kemunduran sulit di tempat kerja sebagai kesempatan belajar atau menafsirkan ulang interaksi sosial yang ambigu dalam cahaya yang lebih jinak. Dengan mengubah pikiran yang sadar akan konteks dan perspektif, individu dapat meningkatkan emosi positif dan mengurangi perasaan negatif tanpa menyangkal realitas. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan reappraisal yang sering umumnya dikaitkan dengan kesejahteraan psikologis yang lebih besar, kepuasan hidup yang lebih tinggi, dan hubungan sosial yang lebih sehat.

Expressive suppression, sebaliknya, adalah strategi yang berfokus pada respons yang beroperasi lebih lambat dalam urutan emosional. Ini melibatkan secara aktif menghambat tampilan luar dari ekspresi emosional setelah emosi sudah dirasakan. Seseorang yang menggunakan expressive suppression mungkin mempertahankan ekspresi wajah netral saat merasa cemas, menyembunyikan perasaan kecewa selama percakapan, atau menyembunyikan antusiasme dalam lingkungan formal. Meskipun suppression dapat berguna dalam konteks sosial atau profesional tertentu di mana pengekangan emosional diperlukan, mengandalkannya secara rutin dapat mengonsumsi energi kognitif yang substansial. Menahan ekspresi emosional tidak mengurangi pengalaman internal emosi negatif dan bahkan mungkin meningkatkan gairah fisiologis.

Penelitian empiris yang luas yang menggunakan ERQ menunjukkan bahwa cognitive reappraisal dan expressive suppression beroperasi sebagai dimensi terpisah daripada ujung yang berlawanan dari kontinum tunggal. Seorang individu dapat sangat mengandalkan kedua strategi, tidak sering menggunakan keduanya, atau lebih menyukai satu daripada yang lain tergantung pada kebiasaan pribadi dan tuntutan situasional. Studi menunjukkan bahwa individu yang secara teratur terlibat dalam reappraisal cenderung mengalami gejala depresi yang lebih sedikit dan melaporkan ikatan sosial yang lebih kuat. Sebaliknya, suppression yang kebiasaan sering dikaitkan dengan tekanan internal yang lebih tinggi dan perasaan koneksi autentik yang berkurang dengan orang lain. Mengenali keseimbangan pribadi Anda antara kedua strategi ini memungkinkan Anda untuk merefleksikan respons default Anda dan mempertimbangkan cara alternatif untuk menavigasi momen sulit.

Saat melihat hasil Anda pada bagan yang menyertainya, harap perhatikan bahwa penanda perbandingan populasi adalah estimasi yang dihitung dari sampel penelitian yang dipublikasikan, bukan persentil yang divalidasi atau norma standar untuk demografi tertentu. Poin referensi ini disertakan semata-mata untuk membantu Anda memvisualisasikan bagaimana respons Anda selaras dengan pola khas yang dilaporkan dalam literatur psikologis. Skor individu dapat bervariasi secara luas berdasarkan budaya, keadaan hidup, konteks, dan latar belakang pribadi. Membandingkan skor Anda dengan estimasi ini harus dipandang sebagai referensi informatif daripada pengukuran absolut tentang posisi Anda relatif terhadap populasi umum.

Penilaian online ini dirancang hanya untuk tujuan pendidikan dan penemuan diri dan tidak merupakan evaluasi klinis atau diagnosis medis. Ini didasarkan pada Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), tetapi situs web ini tidak berafiliasi dengan penulisnya atau institusi akademik mereka. Pemahaman komprehensif tentang kesehatan emosional memerlukan panduan yang dipersonalisasi dari profesional kesehatan mental yang berkualifikasi. Jika Anda mengalami tekanan emosional yang persisten atau kesulitan mengelola perasaan Anda, berbicara dengan terapis atau konselor berlisensi dapat memberikan dukungan yang disesuaikan dan mekanisme koping berbasis bukti yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Referensi

  • Gross, J. J. & John, O. P. (2003). Individual differences in two emotion regulation processes: Implications for affect, relationships, and well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348-362.

Tes Reappraisal vs Suppression

Mengapa Menjalani Tes Ini?

1. Gratis dan instan. Gratis untuk diambil, tidak diperlukan pendaftaran, dan skor Anda muncul segera setelah selesai.

2. Berbasis penelitian. Berakar pada Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang dikembangkan oleh James J. Gross dan Oliver P. John untuk mengevaluasi cognitive reappraisal dan expressive suppression.

3. Apa arti skor Anda. Hasil disajikan per skala dengan interpretasi bahasa yang jelas yang dapat Anda renungkan dan tindak lanjuti.