Berdasarkan penelitian R. Janoff-Bulman (1989).
Uji Asumsi Dunia (WAS)
Asumsi mendasar apa yang membentuk cara Anda memandang dunia?
Tes ini didasarkan pada Skala Asumsi Dunia (WAS), yang dikembangkan oleh psikolog Ronnie Janoff-Bulman pada tahun 1989. Instrumen ini mengukur keyakinan inti implisit kita tentang kebaikan dunia, keadilan, kendali, serta nilai dan keberuntungan diri kita sendiri.
Bagaimana asumsi terdalam Anda membentuk cara Anda menavigasi peristiwa kehidupan? Untuk mengikuti tes ini, masukkan input Anda di bawah.
Pertanyaan ke-1 dari 32
Saya percaya ada lebih banyak kebaikan daripada kejahatan di dunia.
| Tidak setuju | Setuju |
Kembali Selanjutnya
Skala Asumsi Dunia (WAS) dibuat oleh psikolog Ronnie Janoff-Bulman pada tahun 1989 untuk mempelajari keyakinan fundamental yang tidak diperiksa yang dimiliki orang tentang bagaimana dunia beroperasi dan di mana mereka berada di dalamnya. Dalam karyanya yang inovatif tentang trauma dan koping, Janoff-Bulman berpendapat bahwa manusia bergantung pada kerangka kognitif yang terdiri dari asumsi dasar yang memberikan kehidupan rasa keteraturan, keamanan, dan makna. Asumsi dunia yang mengakar ini bertindak sebagai kompas internal, memandu bagaimana kita menafsirkan peristiwa sehari-hari, mengantisipasi hasil masa depan, dan membangun kembali rasa keamanan kita saat menghadapi kesulitan atau tantangan kehidupan yang tidak terduga.
WAS mengukur delapan dimensi berbeda yang bersama-sama membentuk peta konseptual realitas seseorang. Empat dimensi pertama berfokus pada bagaimana seseorang mempersepsikan dunia sekitar dan sifat manusia. Kebaikan Dunia menilai sejauh mana kehidupan dipandang sebagai sesuatu yang secara inheren baik, aman, dan positif daripada bermusuhan atau berbahaya. Kebaikan Orang mencerminkan apakah sifat manusia dilihat sebagai sesuatu yang secara fundamental baik hati, peduli, dan dapat dipercaya atau secara inheren egois dan tidak baik. Keadilan mengukur keyakinan bahwa dunia beroperasi secara adil, sehingga hal-hal baik terjadi pada orang yang layak dan peristiwa buruk menimpa mereka yang pantas menerimanya. Kendali memeriksa sejauh mana orang percaya bahwa tindakan individu dan langkah-langkah pencegahan dapat berhasil menghindari kemalangan.
Empat dimensi yang tersisa membahas kebetulan dan pandangan individu tentang diri mereka sendiri. Keacakan menangkap keyakinan bahwa hasil kehidupan didorong oleh kebetulan, keberuntungan, dan keadaan yang tidak dapat diprediksi daripada aturan sebab-akibat langsung. Harga Diri mencerminkan harga diri pribadi dan apakah seseorang merasa berharga, mampu, dan puas dengan siapa mereka. Kendali Diri mengevaluasi apakah seseorang percaya bahwa perilaku spesifik mereka sendiri secara efektif melindungi mereka dari bahaya dan mengoptimalkan hasil positif. Akhirnya, Keberuntungan mengukur keyakinan bahwa keberuntungan baik secara pribadi mendukung individu dalam kehidupan sehari-hari. Bersama-sama, delapan aspek ini menguraikan asumsi dunia implisit seseorang.
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa asumsi dunia kita memainkan peran sentral dalam kesejahteraan emosional dan ketahanan psikologis. Kebanyakan individu secara alami mempertahankan asumsi yang relatif optimis, percaya bahwa dunia sebagian besar baik, hasil dapat dikendalikan, dan mereka sendiri layak dan beruntung. Ketika orang mengalami stres besar atau gangguan kehidupan, asumsi fundamental ini dapat ditantang atau ditulis ulang, yang mengarah pada periode kesulitan sementara saat mereka mengintegrasikan realitas baru ke dalam pandangan dunia mereka. Memahami ke mana asumsi Anda condong membantu menerangi mengapa situasi tertentu terasa sangat menyedihkan sementara yang lain terasa dapat dikelola.
Untuk memberikan titik referensi yang membantu pada skor Anda, bagan menempatkan hasil Anda di samping penanda perbandingan yang diperkirakan untuk setiap dimensi. Penanda perbandingan ini adalah estimasi perkiraan yang berasal dari pola umum yang terlihat dalam sampel akademik yang diterbitkan menggunakan WAS, bukan persentil populasi yang divalidasi atau norma klinis untuk tes daring spesifik ini. Karena pandangan dunia individu sangat bervariasi di berbagai pengalaman kehidupan dan konteks budaya, penanda ini berfungsi secara ketat sebagai latar belakang umum untuk membantu Anda melihat profil Anda sendiri, bukan sebagai tolok ukur yang tepat atau standar klinis.
Tes ini disediakan hanya untuk tujuan pendidikan dan refleksi diri. Ini bukan instrumen diagnostik klinis dan tidak menawarkan saran psikologis profesional atau evaluasi kesehatan mental. Hasil Anda menawarkan gambaran deskriptif dari asumsi dunia Anda saat ini daripada putusan permanen tentang kepribadian Anda. Penilaian ini didasarkan pada Skala Asumsi Dunia (WAS) dan tidak berafiliasi dengan Ronnie Janoff-Bulman atau universitasnya. Jika Anda mengalami kesulitan psikologis atau sedang menghadapi peristiwa kehidupan yang menantang, pertimbangkan untuk menghubungi profesional yang berkualifikasi.
Referensi
- Janoff-Bulman, R. (1989). Assumptive Worlds and the Stress of Traumatic Events: Applications of the Schema Construct. Social Cognition, 7(2), 113-136.
English
Español
Português
Deutsch
Français
Italiano
Polski
Română
Українська
Русский
Türkçe
العربية
日本語
한국어
ไทย
汉语
Tiếng Việt
Filipino
हिन्दी
Bahasa 